Program Studi Kimia Universitas Pamulang Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Cikuya, Banten
Published on: 12 Jan 2026

Kerjasama
Program Studi Kimia Universitas Pamulang kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Kimia dan dilaksanakan di Desa Cikuya, Provinsi Banten, dengan mengusung tema “Sosialisasi Mengenai Insektisida dan Pupuk pada Masyarakat Desa Cikuya, Banten”.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha pertanian, mengenai penggunaan insektisida dan pupuk secara tepat, aman, dan berkelanjutan. Penggunaan bahan kimia pertanian yang tidak sesuai dosis dan kaidah keselamatan berpotensi menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia, kualitas tanah, maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu, sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman berbasis ilmu kimia yang aplikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis insektisida dan pupuk, mekanisme kerja secara umum, risiko penggunaan yang tidak tepat, serta prinsip-prinsip keselamatan dalam penyimpanan dan aplikasi di lapangan. Selain itu, tim pengabdian juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan pupuk sesuai kebutuhan tanah serta alternatif pengelolaan hama yang lebih ramah lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme masyarakat Desa Cikuya terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam menyampaikan pengalaman dan permasalahan yang dihadapi selama praktik pertanian sehari-hari. Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang konstruktif antara akademisi dan masyarakat dalam mencari solusi berbasis sains terhadap permasalahan pertanian lokal.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Kimia Universitas Pamulang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung praktik pertanian yang lebih aman dan berkelanjutan di Desa Cikuya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan kimia secara langsung dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen pemberdayaan dan pembangunan masyarakat.




